Home - Pemerintah Kota Tebing Tinggi

Selamat Datang

di Website Resmi Pemerintah Kota Tebing Tinggi

Bersama Cegah TBC: Kenali Gejala, Hentikan Penularan, Wujudkan Tebing Tinggi Sehat

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini terutama menyerang paru-paru, namun dapat juga memengaruhi organ lain. Penularannya terjadi melalui udara ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Pemerintah pusat melalui Asta Cita menegaskan komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk percepatan eliminasi TBC. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan target Indonesia bebas TBC tahun 2030. Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Tebing Tinggi mendukung penuh program nasional dengan berbagai upaya di tingkat daerah, seperti peningkatan layanan kesehatan, sosialisasi, dan kampanye hidup sehat.

Gejala TBC yang Perlu Dikenali
Masyarakat perlu memahami tanda-tanda awal TBC agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Beberapa gejala yang patut diwaspadai antara lain:
•    Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu.
•    Batuk berdarah atau disertai dahak berwarna.
•    Nyeri dada dan sesak napas.
•    Berat badan menurun tanpa sebab jelas.
•    Demam ringan yang berkepanjangan.
•    Berkeringat di malam hari.

Gejala ini sering dianggap sebagai batuk biasa, padahal bisa menjadi tanda adanya infeksi TBC.

Cara Penularan TBC
TBC menular melalui percikan dahak (droplet) yang keluar saat penderita batuk atau bersin. Orang yang berada dekat penderita berisiko menghirup bakteri tersebut. Penularan lebih mudah terjadi di lingkungan padat, rumah dengan ventilasi buruk, atau pada orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Langkah Pencegahan TBC
Pencegahan TBC dapat dilakukan dengan langkah sederhana namun efektif, antara lain:
•    Menjaga kebersihan diri dan lingkungan: pastikan rumah memiliki ventilasi baik dan sinar matahari masuk.
•    Menutup mulut saat batuk atau bersin: gunakan tisu atau masker untuk mencegah penyebaran bakteri.
•    Mengonsumsi makanan bergizi: perbanyak buah, sayur, dan protein untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
•    Tidak merokok: rokok melemahkan paru-paru dan meningkatkan risiko infeksi.
•    Melakukan pemeriksaan kesehatan: segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala mencurigakan.
•    Mendukung pengobatan TBC: penderita harus patuh minum obat sesuai anjuran dokter hingga tuntas.

Komitmen Pemerintah
Upaya eliminasi TBC merupakan bagian dari Asta Cita Pemerintah Pusat yang menekankan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kemenkes mendorong program nasional “Indonesia Bebas TBC 2030” dengan memperkuat layanan kesehatan primer, memperluas akses obat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat.

Di tingkat daerah, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen mendukung program ini melalui:
•    Sosialisasi rutin tentang bahaya TBC dan cara pencegahannya.
•    Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.
•    Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat berisiko.
•    Kampanye pola hidup sehat di sekolah, tempat kerja, dan lingkungan masyarakat.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Jangan menyepelekan batuk berkepanjangan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Ingat, TBC dapat disembuhkan jika ditangani dengan tepat dan disiplin.

Mari bersama-sama kita cegah penularan TBC, dukung program pemerintah, dan wujudkan Tebing Tinggi yang sehat, produktif, serta bebas TBC.

Penulis: Muhammad Ikhsan
 

Komentar
  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • ACAK